Buah Manis Berbaik Sangka Pada Allah
Saudara, terkadang kita tidak menyadari mengapa hidup yang kita jalani terkadang terasa rumit. karena manusia memang tidak akan pernah terlepas dari ujian dan cobaan selama di masih diberikan nafas untuk terus hidup oleh Yang Maha Pemberi Hidup. Namun tidak selayaknya kerumitan hidup yang kita alami justru akan membuat pandangan kita terhadap masa depan menjadi sempit.Mengeluh dan merasa berat dengan beban hidup yang kita pikul sebenarnya adalah awal usaha kita untuk lebih memperberatnya.Ibarat dua orang yang sedang berjalan di bawah terik sinar matahari sambil memikul tas berukuran besar yang memiliki muatan yang cukup berat, meraka berdua memiliki kecepatan yang sama dalam arah dan jarak yang sama pula yang harus mereka tempuh. Tapi mengapa salah satu dari kedua orang tersebut mampu menyelesaikan perjalanannya dengan mudah, sedangkan yang satu lagi malah terlihat berat dan penuh keluhan untuk menyelesaikannya??? Ternyata jawabannya adalah, orang yang dengan mudah menyelesaikan perjalanan tersebut tidak sepenuhnya terfokus pada tempat yang ia tuju, akan tetapi ia menyelingi perjalanannya dengan memperhatikan apa yang ada di sekelilingnya,قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: (قال الله تعالى) انا عند ظن عبدى
Artinya: Rasulullah-sholallahu 'alaihi wasallam-bersabda: (Allah-Ta'ala-Berfirman) "Aku tergantung pada prasangka hambaKu ...." Artinya adalah jika kita menaruh prasangka yang baik kepada Allah, maka InsyaALLAH, Allah akan memberikan fasilitas pada segala permasalahan yang kita hadapi. Sadaraku, satu hal yang perlu kita sadari dan kita yakini, suatu masalah yang datang menghampiri hidup kita sebenarnya adalah sebuah proses yang dirancang oleh Allah untuk menaikkan derajat kita di mataNya ketika kita menyikapinya dengan senantiasa berbaik sangka pada Allah . Ibarat seorang anak yang sedang belajar di sebuah sekolah, ia tidak akan pernah merasakan nikmatnya naik kelas jika ia tidak menjalani tes kenaikan kelas. Begitu pula dengan hidup kita, jika Allah menginginkan hambanya menjadi manusia yang memiliki derajat yang lebih mulia disisiNya, maka Allah akan menguji kita terlebih dahulu sebelum memberikan kesempatan pada kita untuk memetik manisnya kehidupan setelah melewati berbagai macam tes.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar? boleh, boleh, boleh!